Oleh: kfcngalah | April 3, 2009

Magnet dan Induksi Elektromagnetik

Magnet adalah benda padat yang dapat menarik benda-benda lain seperti besi dan baja. Magnet memiliki sifat-sifat kemagnetan. Sifat-sifat kemagnetan pada magnet dapat berkurang apabila :

* dipukul-pukul dengan keras
* dipanaskan
* diletakkan dalam kumparan yang dialiri arus bolak-balik
* diletakkan dengan magnet lain dimana kutubnya berlawanan

Ada 3 cara membuat benda memiliki sifat kemagnetan, yaitu :

* digosok-gosok
* induksi
* dialiri arus listrik

Magnet memiliki 2 kutub, yaitu :

* Utara, kutub magnet yang menunjuk arah utara
* Selatan, kutub magnet yang menunjuk arah selatan

Jika dua magnet didekatkan, maka akan terjadi interaksi yaitu :

* Tolak-menolak jika kutub kedua magnet itu sejenis
* Tarik-menarik jika kutub kedua magnet itu tidak sejenis

Medan magnet adalah daerah atau ruang disekitar magnet yang menyebabkan benda-benda lain mengalami gaya magnetik yaitu tolak-menolak atau tarik-menarik

Ada tiga aturan untuk garis medan magnet, yaitu :

* Gari-garis medan magnet tidak pernah berpotongan
* Garis-garis medan magnet selalu mengarah dari kutub utara menuju kutub selatan


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: