Oleh: kfcngalah | Desember 29, 2009

Tentang pacar itu gi mana devinisinya ?

Pacar itu adalah seseorang yang spesial.
Pacar itu lebih dari sahabat.
Pacar itu calon pendamping hidup kita.
Pacar itu orang yang sayang kepada kita kita di saat kita sedih atau senang, menerima apapun yang kita punya dan apapun yang kita lakukan.
Namun pengamatan saya, pacaran adalah aktifitas menumpahkan rasa suka dan sayang kepada lawan jenis.
Kalau sudah sampai ke aktfitas, sekarang tinggal pengendalian diri.
Agar pacaran kia aman dan awet, kita harus punya prinsip. Artinya, segala sesuatu yang kita lakukan ada dasar dan tujuan yang jelas.
Pacaran adalah bercintaan dengan kekasih atau teman lawan jenis yang tetap. Singkatnya adalah bercintaan dengan kekasih tetap.
Keistmewaah dari pacar antara lain:
Bisa bantu kita kalau ada apa – apa.
Pacar bisa buat kita senang, tidak bosen dan bisa buat kita melatih diri buat sayang seseorang.
Bisa memperhatikan kita sehingga kita tidak merasa kesepian.
Apa sih enaknya punya pacar ?
Enaknya punya pacar ada yang memperhatikan, ada motvasi buat belajar, demi pacar, bisa membangun hubungan yang erat, dan tidak terkalahkan apapun.
Kita bisa curhat masalah kita dan dia bisa bantu menyelesaikan.
Tapi untuk saya, saya belum pernah pacaran, tapi bisa lihat dari pengalaman temen – temenku.
Yang namanya pacaran pasti ada efeknya dengan kehidupan kita. Bisa positf, bisa juga negatif. Tergantung kita yang melakukannya.
Namun, dalam penjelasan saya, definisi pokok adalah bahwa pacaran adalah proses awal untuk mengenal sebelum munuju pernikahan, juga tidak semuanya benar, pacaran niati untuk nikah.
Untuk menjawabnya antara lain :
Pacaran adalah kekasih atau teman lawan jenis yang tetap dan mempunyai hubungan berdasarkan cinta kasih.
Berpacaran adalah bercintaan , berkasih – kashan (dengan sang kekasih).
Memacari adalah mengencani atau menjadkan da sebagai pacar.
Sementara kencan sendiri adalah berjanji untuk saling bertemu di suatu tempat dengan waktu yang telah di tetapkan bersama.
Dengan demikian, hubungan yang “tetap” itu dapat di ciptakan dengan ikatan janji atau komitmen untuk menjalin kebersamaan, berdasarkan cinta kasih.
Kebersamaan yang di sepakati itu bisa berujud apa saja.
Dengan demikian, yang tidak di niatkan untuk nikah masih bisa di katakan pacaran. Bahkan, “hidup bersama tanpa nikah” pun bisa di sebut “pacaran” (tetap bukan “pacaran islami”)


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: